Menjadikan Keluhan Pelanggan Sebagai Aset Bisnis

Menjadikan Keluhan Pelanggan Sebagai Aset Bisnis

Menjadikan Keluhan Pelanggan Sebagai Aset Bisnis

Menjadikan Keluhan Pelanggan Sebagai Aset Bisnis – Menghadapi berbagai keluhan pelanggan terkadang membuat kita menjadi stress dan emosi. Namun perlu Anda ketahui, jangan lah terbawa akan suasana tersebut, tetap tenang dan dengarkan baik – baik keluhan mereka. Untuk menghadapi masalah seperti ini ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, mari kita bahas.

1. Jangan Jadikan Keluhan Mereka Sebagai Masalah Personal

Jika ada pelanggan yang marah kepada Anda, janganlah menganggap hal tersebut sebagai masalah personal. Pelanggan marah karena menganggap Anda adalah bagian dari perusahaan yang tidak memberikan mereka pelayanan yang baik. Agar Anda tidak terbawa emosi karena menghadapi hal tersebut, cobalah Anda mengamati dan mencari tahu apa yang mereka rasakan dan inginkan. Setelah itu cobalah berikan mereka bantuan dan solusi tentang masalah yang mereka hadapi. Selain itu, untuk memastikan Anda tidak terpancing emosi, selalu tanamkan dalam pikiran bahwa Anda bisa mengendalikan situasi. Apabila Anda sampai ikut terpancing emosi bukanlah memperbaiki masalah namun akan memperburuk suasana.

2. Cobalah Pahami Apa yang Pelanggan Anda Inginkan

Pelanggan yang marah kebanyakan memang ingin masalahnya terselesaikan, namun itu tidak sepenuhnya benar. Selain ingin masalah mereka diselesaikan, seorang pelanggan juga ingin dimengerti serta di dengar. Nah kebanyakan perusahaan hanya berfokus untuk menyelesaikan masalah mereka saja tanpa mengerti dan mendengarkan apa yang sebetulnya di inginkan pelanggan. Jadi alangkah baiknya jangan buru – buru menyelesaikan masalah mereka, dengarkanlah keluhan mereka, cobalah mengerti apa yang menjadi penyebab mereka marah – marah sehingga mereka juga dapat bekerja sama dengan Anda untuk menyelesaikan masalahnya.

3. Jangan Terlalu Kaku Menghadapi Mereka

Untuk menghadapi pelanggan yang marah – marah jangan lah bersikap terlalu kaku, tunjukkanlah bahwa Anda memang ingin membantu mereka semaksimal mungkin. Berbicaralah dengan nada yang sopan dan gunakan bahasa yang halus, dengan begitu mereka akan merasa dihargai dan dimengerti. Jangan tunjukkan sedikitpun sikap bahwa Anda tidak tertarik dengan masalah mereka, dengarkan penjelasan pelanggan, jangan menyela kata – katanya, serta ulangi kata – katanya untuk menunjukkan bahwa Anda memperhatikan ucapan mereka. Jangan hanya memberikan jawaban “Ini sudah kebijaksanaan kami”. Anda harus menjelaskan juga mengapa atau apa tujuan kebijaksanaan itu diambil.

Apabila Anda bisa mengahadpi kemarahan pelanggan dengan baik, hal tersebut justru dapat menjadi aset yang bagus untuk bisnis Anda. Dan perlu Anda ingat, kebanyakan pelanggan yang marah dan memberikan keluhannya adalah pelanggan yang memiliki loyalitas. Hal tersebut menunjukan bahwa mereka betul – betul memperhatikan pelayanan Anda dengan baik.

Pelanggan yang loyal pasti mempercayai bahwa Anda pasti tau apa yang salah dan mereka percaya kesalahan tersebut akan diperbaiki. Seorang pelanggan yang loyal pasti akan memberikan anda kesempatan untuk memperbaiki masalah. Hadapi keluhan tersebut dengan bijak, jangan sampai pelanggan Anda marah, karena kemarahan pelanggan adalah tanda mereka sudah kecewa. Apabila pelangagn sudah kecewa dan tidak menghubungi Anda kembali berarti mereka sudah tidak percaya lagi kepada layanan Anda. Oleh sebab itu hadapilah keluhan dan kemarahan pelanggan dengan baik, jangan sampai pelanggan Anda kecewalalu pergi meninggalkan Anda begitu saja.

Setelah anda mengetahui sumber permasalahan yang dikeluhkan oleh pelanggan, Segeralah melakukan perbaikan jangan ditunda supaya tidak ada masalah yang akan muncul selanjutnya. Dengan respon yang cepat akan perbaikan masalah itu dapat meingkatkan kepuasan pelanggan, dan tentunya akan meningkatkan kepercayaan mereka pada layanan Anda.

Nah itulah beberapa cara menjadikan keluhan pelanggan sebagai aset bisnis, ingatlah jaga pelanggan loyalmu jangan sampai mereka kecewa lalu perni meninggalkan Anda. Seperti kata Bill Gates “ Pelanggan anda yang paling tidak puas adalah sumber terbaik anda untuk belajar”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *